Membiasakan Diri Menabung

“Saya ingin sekali menabung, tetapi sepertinya uang saya habis terus. Selain itu, anak-anak juga minta dibelikan sepatu, dan saya kan juga perlu beli ini, itu……”

Kata-kata tersebut di atas mungkin akrab di telinga, atau mungkin Anda sendiri mengalaminya: Anda ingin sekali bisa menabung, tetapi dalam prakteknya, hal itu sulit dilakukan. Apakah Anda tergolong orang yang seperti itu? Anda selalu kehabisan uang di akhir bulan sehingga tidak bisa menabung?

Jangan kecil hati. Semua orang hampir pasti mengalaminya. Menabung, atau melakukan investasi secara rutin, seringkali dilakukan untuk berbagai macam tujuan. Dengan menyisihkan uang Anda secara rutin, maka uang yang terkumpul tersebut bisa sangat bermanfaat.

Seseorang yang memiliki penghasilan sebesar Rp 1 juta per bulan, misalnya, setelah setahun hanya memiliki saldo rekening Rp 200 ribu di rekeningnya. Setelah ditanya kenapa jumlah saldo rekeningnya cuma sebesar itu setelah bekerja setahun lamanya, ia mengatakan seringkali penghasilannya habis dipakai dalam sebulan sehingga ia tidak bisa menabung. Padahal, kalau ia mau menabung sebesar Rp 100 ribu saja setiap bulannya, maka pada akhir tahun ia sudah akan memiliki jumlah saldo rekening sebesar Rp 1,2 juta, plus bunganya!


Menabung Dulu, Baru Sisanya Dibelanjakan

Saya akan memberi satu cara buat Anda. Kalau selama ini Anda selalu berbelanja dulu dan tak sempat menabung, kenapa sekarang Anda tidak membalik proses itu? Ketika Anda mendapatkan gaji pada tanggal 25, misalnya, sisihkan dulu sebagian uangnya untuk menabung, baru kemudian sisanya dibelanjakan. Bila itu Anda lakukan secara rutin, maka setelah setahun, Anda sudah akan memiliki simpanan dalam jumlah besar.

Yah, mungkin saja uang yang bisa Anda belanjakan jadi berkurang. Continue reading

Lagu persembahan untuk rakyat Jakarta yang merindukan lahirnya Jakarta Baru

Ooo… Permisi…

Kuingin curhat disini, dengarkan ya…, curahan hati ini. Pak pemimpin dengerin ye. Ini lah kami, rakyat warga DKI. Cemas setiap kali rasa dihati. Meluap air dari kali Tambah hujan deras tak berhenti. Pindah angkat perabot lagi, aduh aduh banjir, repot sekali.

O… Permisi,

Kuingin curhat disini, dengarkan ya…, curahan hati ini. Kami warga DKI kepala cenat cenut tiap hari, keluar rumah pagi-pagi, pulangnya tiba sampai malam hari. Mobil kacau semerawut, motor juga pada ngebat ngebut. Muka cembetat cembetut, semua setressss. Aduh pusing macet..

Kucoba naik bis kota, tapi ku di copet. Kucoba naik kereta, juga ku di jambret. Perkosaan terjadi katanya di mikrolet. Lagi asyik jalan tiba-tiba mobil mepet. Aku pun keserempettt.

Pada siapa kami harus mengadu. Gak punya uang badan kejang-kejang rumah sakit acuhhh. Siapa lagi yang dapat membantu. Tiap bulan nunggak terus uang sekolah ku, Bapak Ibu tolong aku, aku malu malu malu maluuuu.

Kami mencari pemimpin sejati yang mencintai kami dengan hati yang murni. Tak peduli meski bukan orang betawi. Walau dia wong Solo tapi ati ne wicaksono. Walau matanya sipit yang penting besar mata nurani. Yang telah terbukti Jokowi-Basuki, mantan Walikota dan Bupati. Kalo gak percaya coba ngecek sendiri.

 

Tips Agar Gaji Bulanan Tidak Cepat Habis

Gaji ente selalu habis di pertengahan bulan? Berarti ente yang salah dengan pengelolaan uang ente setiap bulannya. Mungkin ente kerap merasa, perusahaan memberikan gaji yang terlalu kecil dan pemasukan selalu tidak bisa mencukupi pengeluaran.

Mungkin sebenarnya gaji ente sudah lebih dari cukup, hanya saja ente lebih banyak menggunakan gaji ente itu untuk hal-hal yang tidak terlalu penting. Sebelum kebiasaan buruk ente ini jadi bencana keuangan, simak beberapa solusi agar ente bisa menyimpan gaji bulanan.

  1. Sisihkan Gaji

    Sisihkan 10 sampai 30 persen gaji setelah menerima gaji, lalu simpan di rekening bank yang khusus untuk menabung. Usahakan jangan pernah memakai uang yang berada di bank tersebut. Agar tidak tergoda untuk melakukan penarikan uang, jangan membuat fasilitas kartu ATM pada akun bank tersebut. Continue reading

Mengatur Strategi Sebelum Mengajukan KPR

Rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok dalam berkehidupan yang layak. Tanpa tempat tinggal yang layak dan nyaman maka kita pun akan merasa ada yang kurang dalam menjalani kehidupan. Siapa sih yang tidak mendambakan suatu saat atau saat ini ingin memiliki dan menempati sebuah rumah idaman? Pasti hampir semua orang menginginkannya.

Melihat kondisi saat ini yang mana harga tanah semakin membumbung tinggi seiring berjalannya waktu, maka proses dan perjuangan untuk mendapatkan rumah idaman pun akan semakin sulit untuk diwujudkan. Tetapi pepatah banyak orang “apa sih yang gak bisa dilakukan di dunia ini?” Semakin susah tentu semakin merasa punya kepuasan tersendiri ketika suatu saat nanti seseorang itu mendapatkan apa yang dia dambakan.

Ada dua cara untuk mendapatkan rumah (idaman), membayar dengan cash atau langsung lunas dan dengan cara menyicil selama beberapa tahun. Melihat harga jual rumah maupun tanah saat ini, sepertinya jika dibandingkan kedua cara tersebut tentu saja dengan cara menyicil yang akan mendapatkan nilai terbanyak pilihan seseorang dalam mendapatkan rumah idaman. Continue reading

Hambalang Ambles (Karena) Korupsi

Belakangan ini sudah tidak asing lagi dengan hambalang. Iya pemerintah sedang membangun pusat olah raga nasional di Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat. Berita terakhir adalah bahwa ada beberapa gedung yang ambruk. Hal ini disebabkan oleh amblesnya permukaan tanah yang bersifat labil.

Entah karena kurang telitinya para insinyur yang kontraktor bayar atau faktor alam atau bahkan lagi faktor beberapa elemen penting yang tidak sesuai standar atau di korupsi. Memang saya belum mengetahui pasti apakah hambalang struktur tanah disana masih satu tipe dengan di desa Tajur.

Continue reading

Banyak Faktor Dalam Kegagalan Shukoi SJ 100

Saat ini memang sedang hangat-hangatnya media massa menyajikan informasi tragedi jatuhnya pesawat Shukoi Super Jet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.
Dalam kejadian tersebut, sudah dipastikan pesawat SSJ 100 itu gagal dalam misinya untuk demo flight di Indonesia. Karena burung besi ciptaan Rusia itu malah menabrak salah satu tebing yang ada di Gunung Salak.
Hal ini bisa terjadi karena

Continue reading

Antara Mitos dan Ilmiah Lenyapnya Shukoi Super Jet 100

Lagi-lagi Gunung Salak meminta korban. Siang itu pabrikan pesawat asal Rusia, Shukoi sedang melakukan Joy Flight di Jakarta drmi memikat calon konsumen. Menurut salah satu pengamat penerbangan, seharusnya penerbangan demo itu dilakukan di langit yang terang (laut) dan bukan di langit yang gelap (gunung).

Continue reading