Membiasakan Diri Menabung

“Saya ingin sekali menabung, tetapi sepertinya uang saya habis terus. Selain itu, anak-anak juga minta dibelikan sepatu, dan saya kan juga perlu beli ini, itu……”

Kata-kata tersebut di atas mungkin akrab di telinga, atau mungkin Anda sendiri mengalaminya: Anda ingin sekali bisa menabung, tetapi dalam prakteknya, hal itu sulit dilakukan. Apakah Anda tergolong orang yang seperti itu? Anda selalu kehabisan uang di akhir bulan sehingga tidak bisa menabung?

Jangan kecil hati. Semua orang hampir pasti mengalaminya. Menabung, atau melakukan investasi secara rutin, seringkali dilakukan untuk berbagai macam tujuan. Dengan menyisihkan uang Anda secara rutin, maka uang yang terkumpul tersebut bisa sangat bermanfaat.

Seseorang yang memiliki penghasilan sebesar Rp 1 juta per bulan, misalnya, setelah setahun hanya memiliki saldo rekening Rp 200 ribu di rekeningnya. Setelah ditanya kenapa jumlah saldo rekeningnya cuma sebesar itu setelah bekerja setahun lamanya, ia mengatakan seringkali penghasilannya habis dipakai dalam sebulan sehingga ia tidak bisa menabung. Padahal, kalau ia mau menabung sebesar Rp 100 ribu saja setiap bulannya, maka pada akhir tahun ia sudah akan memiliki jumlah saldo rekening sebesar Rp 1,2 juta, plus bunganya!


Menabung Dulu, Baru Sisanya Dibelanjakan

Saya akan memberi satu cara buat Anda. Kalau selama ini Anda selalu berbelanja dulu dan tak sempat menabung, kenapa sekarang Anda tidak membalik proses itu? Ketika Anda mendapatkan gaji pada tanggal 25, misalnya, sisihkan dulu sebagian uangnya untuk menabung, baru kemudian sisanya dibelanjakan. Bila itu Anda lakukan secara rutin, maka setelah setahun, Anda sudah akan memiliki simpanan dalam jumlah besar.

Yah, mungkin saja uang yang bisa Anda belanjakan jadi berkurang. Continue reading

Advertisements

Join Table pada MS Sql Server (Left Outer Join)

Dalam menyampaikan data tentunya ingin selalu seinformatif mungkin. Dalam pembangunan maupun pengembangan sistem informasi tentu tidak aka jauh-jauh dari database untuk mengorganisir data yang ada. Sehingga user akan sangat terbantu dengan sajian data yang informatif.

Disini kita akan mencoba menggabungkan dua (2) table dengan menggunakan MS SQL Server. Penggabungan ini dikenal dengan istilah Join Table.  Kita mempunya dua tabel dengan nama IDENTITAS dan KENDARAAN. 

Bagaimana menggabungkan data tersebut sehingga data yang dihasilkan seperti: Dengan script dibawah ini maka akan menghasilkan data seperti yang di atas.

sql = "select identitas.*, kendaraa.tipe, kendaraan.nama_kendaraan from identitas left outer join kendaraan on identitas.id=kendaraan.id

Siapakah Jokowi?

Ketika Jokowi diserang secara personal, diejek terus menerus, bahkan ada tuduhan amat serius yaitu : Politik Uang, lalu ada tuduhan soal sentimen agama, rasial yang bila dibaca amat kejam sekali isinya, bukannya marah Jokowi malah adem ayem saja. Inilah yang kemudian membedakan Jokowi dengan politisi lain yang cenderung menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kedudukan politik. Ia tampaknya bersikap ‘Nothing To Loose’, karena ia datang ke Jakarta ingin kerja berbakti untuk negaranya, untuk kebaikan negaranya bukan untuk apa-apa, ia amat lugu tapi lurus dalam soal ini.

Kalaupun kalah ya kalah secara terhormat, kalaupun menang ia tidak ingin menyakiti. Ia benar-benar paham falsafah Jawa : menang tanpo ngasorake, menang tanpa menyakiti, tanpa merendahkan, Ia memang benar-benar memanusiakan manusia, ia melihat manusia bukan dari asalnya, bukan dari agamanya, bukan dari siapa, dari apa, tapi manusia sebagai manusia yang harus dihormati dan dihargai pendapatnya, pikirannya dan kerjanya.

Jokowi bisa saja berkampanye jauh lebih kejam dengan menguraikan buku yang dilempar Prijanto eks Wagub DKI dimana disana Prijanto membongkar kebobrokan masa Pemerintahan Foke dan ini sudah diserahkan pada KPK, tapi Jokowi menolak itu, ia tak mau membangun keburukan orang lain, pikirannya penuh pekerjaan, ia tak sempat berpikir untuk menjelekkan orang lain. Bila bertemu dengan Jokowi yang dikatakannya terus hanya Continue reading

Lagu persembahan untuk rakyat Jakarta yang merindukan lahirnya Jakarta Baru

Ooo… Permisi…

Kuingin curhat disini, dengarkan ya…, curahan hati ini. Pak pemimpin dengerin ye. Ini lah kami, rakyat warga DKI. Cemas setiap kali rasa dihati. Meluap air dari kali Tambah hujan deras tak berhenti. Pindah angkat perabot lagi, aduh aduh banjir, repot sekali.

O… Permisi,

Kuingin curhat disini, dengarkan ya…, curahan hati ini. Kami warga DKI kepala cenat cenut tiap hari, keluar rumah pagi-pagi, pulangnya tiba sampai malam hari. Mobil kacau semerawut, motor juga pada ngebat ngebut. Muka cembetat cembetut, semua setressss. Aduh pusing macet..

Kucoba naik bis kota, tapi ku di copet. Kucoba naik kereta, juga ku di jambret. Perkosaan terjadi katanya di mikrolet. Lagi asyik jalan tiba-tiba mobil mepet. Aku pun keserempettt.

Pada siapa kami harus mengadu. Gak punya uang badan kejang-kejang rumah sakit acuhhh. Siapa lagi yang dapat membantu. Tiap bulan nunggak terus uang sekolah ku, Bapak Ibu tolong aku, aku malu malu malu maluuuu.

Kami mencari pemimpin sejati yang mencintai kami dengan hati yang murni. Tak peduli meski bukan orang betawi. Walau dia wong Solo tapi ati ne wicaksono. Walau matanya sipit yang penting besar mata nurani. Yang telah terbukti Jokowi-Basuki, mantan Walikota dan Bupati. Kalo gak percaya coba ngecek sendiri.

 

Tips Agar Gaji Bulanan Tidak Cepat Habis

Gaji ente selalu habis di pertengahan bulan? Berarti ente yang salah dengan pengelolaan uang ente setiap bulannya. Mungkin ente kerap merasa, perusahaan memberikan gaji yang terlalu kecil dan pemasukan selalu tidak bisa mencukupi pengeluaran.

Mungkin sebenarnya gaji ente sudah lebih dari cukup, hanya saja ente lebih banyak menggunakan gaji ente itu untuk hal-hal yang tidak terlalu penting. Sebelum kebiasaan buruk ente ini jadi bencana keuangan, simak beberapa solusi agar ente bisa menyimpan gaji bulanan.

  1. Sisihkan Gaji

    Sisihkan 10 sampai 30 persen gaji setelah menerima gaji, lalu simpan di rekening bank yang khusus untuk menabung. Usahakan jangan pernah memakai uang yang berada di bank tersebut. Agar tidak tergoda untuk melakukan penarikan uang, jangan membuat fasilitas kartu ATM pada akun bank tersebut. Continue reading

Tips Aman Bawa Gadget Saat Backpacking

Kurang lengkap rasanya jika liburan tanpa membawa gadget. Jika sedang backpacking, tidak jarang Anda enggan membawa gadget karena takut rusak atau tertinggal. Berikut 6 tips backpacking aman tanpa harus meninggalkan gadget Anda.

Harus diakui, gadget telah banyak berperan dalam kehidupan saat ini. Anda tak perlu tersasar karena ada perangkat GPS di gadget, atau berbagai aplikasi khusus travel lainnya. Tapi, apakah aman jika membawa gadget saat liburan gaya backpacking?


Ikuti 6 tips backpacking aman bersama gadget kesayangan:

  1. Beri gadget Anda ‘pakaian’

    Tidak bisa dipungkiri, gadget merupakan barang yang lumayan ringkih. Oleh karena Anda akan liburan dengan gaya backpacking, maka sebaiknya Anda memberi perlindungan lebih pada gadget. Saat ini sudah banyak pelindung gadget dengan variasi bentuk dan harga yang beragam. Salah satu merk pelindung gadget yang cukup kuat adalah Otter. Perlindungan ganda dari karet dan plastik membuat gadget Anda lebih aman.

  2. Simpan di tempat berbeda

    Jangan satukan gadget dengan botol minuman atau kunci penginapan. Meski terdengar sepele, namun penggabungan barang-barang di dalam tas bisa merugikan Anda. Jika Anda asal melempar kunci ke dalam tas yang berisi handphone, kemungkinan besar layar HP anda akan tergores kunci. Continue reading