Benar Benar Merakyat


Bahan bakar minyak kembali mejadi bahan perbincangan dan perhatian mulai dari kalangan kaum yang kurang beruntung dan bagi mereka yang sangat beruntung. Kenapa tidak, pemerintah kembali mengajukan rancangan undang undang APBN Perubahan yang salah satunya tentang usulan harga BBM bersubsidi.

Kalo tidak salah, total subsidi untuk BBM melebihi angka 150 Triliun rupiah. Angka yang tidak sedikit kan? Begini, saya punya pemikiran dan gak tau pemikiran saya itu rasional atau tidak.
Kenapa harga BBM itu dinaikan atau dihilangkan subsidinya selama 2 tahun? Selama dua tahun kan berarti ada 300 Triliun yang seharusnya buat subsidi tetapi ini kita alihkan untuk pembangunan infrastruktur, seperti transportasi publik ( Kereta api/commuter/, monorail, busway, jembatan, rel kereta api, jalan raya, jalan tol dll ).

Mungkin proyek2 tersebut bisa diselaikan selama dua tahun.
Setelah proyek itu selesai (dua tahun) barulah pemerintah mengeluarkn kebijakan untuk mensubsidi kembali BBM. Mungkin dengan cara real seperti itu rakyat akan dapat langsung merasakan subsidi dari pemerintah.

Karena selama ini kan dalam setiap pembangunan infrastruktur selalu terkendala dengan masalah administrasi baik birokrasi maupun sogok sana-sini demi memenangkan tender itu.

Dan memang betul, angka 300 triliun itu bukan nilai yang sedikit. Harapan saya adalah semoga rakyat Indonesia masih mempunyai harapan terhadap negeri yang kayak dengan segala-galanya ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s