Menggapai Sejati


Salam Nusantara…

Dalam catatan perjalanan kali ini yang cukup panjang, tulisan ini saya pisahkan per masing-masing hari semenjak dimulainya perjalanan. Yuk mari membaca dan menyimak.

Gunung Raung (3332 mdpl) adalah sebuah gunung yang besar dan unik, yang berbeda dari ciri-ciri gunung pada umumnya dan merupakan gunung berapi aktif tertinggi kedua di Pulau Jawa yang sampai saat ini status gunung tersebut pun masih waspada. Keunikan dari gunung Raung adalah kalderanya yang berbentuk elips dengan kedalaman sekitar 500 meter dan di dasar kaldera terdapat “kubah” yang sering menyemburkan asap bahkan api. Secara administratif gunung Raung berada diantara dua kabupaten, yaitu kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso.

Gunung Raung mempunyai 4 jalur pendakian dan masing-masing jalur mempunyai puncak (titik tertinggi) tersendiri. Jalur Sumber Wringin, Bondowoso merupakan jalur termudah untuk mencapai puncak gunung. Titik tertinggi pada jalur ini ada disisi timur kaldera gunung Raung. Sedangkan jalur Stail, Glenmore dan Kalibaru berada di wilayah Banyuwangi dan masing-masing jalur ini mempunyai titik tertinggi yang saling berbeda (hanya beda beberapa punggungan).

Seperti objek-objek wisata petualangan yang lainnya, masing-masing jalur pendakian gunung Raung pun mempunyai tantangan khusus yang membuat para petualang untuk berkunjung ke gunung tersebut. Jalur yang paling sulit untuk dilalui yaitu jalur Kalibaru. Seperti ketiga jalur lainnya, pendakian gunung Raung lewat jalur Kalibaru pun tidak akan menemukan sumber air selama pendakian. Sumber air terakhir pada jalur Kalibaru ini terdapat di Pos I, dua jam perjalanan dari desa terakhir. Dan menurut beberapa kalangan, pendakian gunung Raung lewat jalur Kalibaru merupakan jalur terekstrim diantara gunung-gunung yang ada di Pulau Jawa dan kedua paling ekstrim jalur pendakian gunung di Indonesia.

Atas informasi-informasi yang saya dapatkan mengenai profil gunung Raung lewat jalur Kalibaru, saya semakin ingin menikmati perjalanan ke Puncak Sejati itu. Saya pun berjanji kepada diri sendiri bahwa nanti ketika sudah dinyatakan lulus dari Program Studi Teknik Informatika Uhamka, saya harus menikmati pesona gunung Raung. Setelah mengajak beberapa kawan saya untuk ikut menikmati salah satu ciptaanNya (gunung Raung), akhirnya sodari Linda dan sodara Rizki pun memastikan untuk ikut menikmati gunung kedua terkstrim itu.

Persiapan fisik dan peralatan

Karena untuk menggapai Puncak Sejati harus melewati medan yang sangat sulit dan dibutuhkan peralatan khusus seperti perlatan untuk memanjat tebing, tentu saja persiapannya juga disiapkan secara khusus baik dari fisik maupun peralatan. Berikut adalah perincian peralatan yang kami bawa.

  1. Peralatan Pribadi

  1. Carrier 80 liter beserta cover bag dan matras.

  2. Sleeping bag, pakaian tidur, jaket, sarung tangan dan kaos kaki tidur.

  3. Sepatu tracking, sandal gunung, kaos kaki, pakaian lapangan, topi dan rain coat.

  4. Pakaian ganti (luar dalam), tisu basah dan tisu kering serta body lotion.

  5. Piring, sendok, garpu, gelas dan botol minum.

  6. Seat harness, figure eight, jummar, cowstail, helm (masing-masing satu buah) dan tiga buah carabiner.

  7. Head lamp, pisau lipat dan hammock.

  1. Peralatan Tim

  1. Satu unit tenda dome kapasitas 4 orang dan fly sheet.

  2. Satu unit alat masak (trangia) dan empat liter spirtus serta 4 buah drigen kapasitas 5 liter

  3. Terpal ukuran 3 x 3 m dan satu buah golok tebas (tramontina).

  4. GPS, peta topografi, kompas orienteering, protektor dan kamera.

  5. Lima puluh meter tali dinamis karmantel, 13 webing, 1 hammer, 5 piton, 10 carabiner.

Berikut adalah sedikit kisah dalam perjalanan saya dan rekan-rekan dalam pendakian puncak sejati gunung raung, Jawa Timur.

Hari Pertama, Hari Kedua, Hari Ketiga, Hari Keempat, Hari Kelima, Hari Keenam, Hari Ketujuh & Delapan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s