Mengetahui Nilai X, Y (Titik Koordinat) Suatu Lokasi Menggunakan Google Map

Teknologi GPS (Global Positioning System) akhir-akhir ini makin familiar dengan lapisan masyarakat. Hampir disetiap smart phone pasti tertanam hadrware & software untuk mengetahui posisi seseorang di atas permukaan bumi. Banyak aplikasi yang beredar untuk mendukung GPS pada smart phone seperti google map, navitel, orux map dan lain-lain.

Untuk PC/NB sudah tidak asing lagi dengan google map/earth. Tetapi aplikasi tersebut secara default tidak menampilkan nilai x, y (titik koordinat) suatu lokasi. Berikut adalah cara sederhana yang masih bisa digunakan saat ini untuk mengetahui nilai x, y (titik koordinat) lokasi tertentu.

Pertama, silahkan masuk ke url maps.google.co.id. Kemudian input keyword nama kota atau tempat sesuai dengan tempat yang akan kita cari, enter. Zoom, drag ke kanan-kiri dan ganti layer satelite/peta/earth untuk memperjelas lokasi yang dicari.

Input Batam

Input Batam

Setelah menemukan lokasi tersebut, klik kanan kemudian pilih “ada apa disini?”

titik koordinat

titik koordinat

Nilai titik koordinat (x, y) sudah ditampilakn oleh “paman” google.

Kita Pancasilais, Bukan Komunis, Bukan Kapitalis [Belajar Pancasila Dari Ahok]

Basuki T Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta

Basuki T Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta

“Kita ini Pancasilais, bukan komunis, bukan kapitalis. Kalau tanah negara itu kita biarkan diduduki atau kita bagi-bagi ke warga, itu namanya komunis. Mana ada orang duduki tanah pemerintah terus kita harus bagi-bagi tanah itu ke mereka, itu komunis namanya.

Tapi, kalau Anda biarkan orang miskin tidak punya rumah, Anda itu kapitalis. Kita bukan komunis, bukan kapitalis, kita Pancasilais. Itu jelas definisinya.

Warga yang bermukim pada lahan ilegal akan direlokasi. Pemerintah akan terus membangun rumah susun bagi masyarakat sederhana untuk menunjang program relokasi.

Perusahaan diminta untuk membangun rusun atau hunian murah. Tanah akan kami siapkan, mereka yang bangun rusunnya. Ini supaya penyaluran CSR (corporate social responsibility)-nya lebih terarah,” ungkap Basuki dalam percakapan di Balaikota DKI. (kompas.com)

Kiat-kiat Jadi Pemimpin ala Jokowi

Bapak Jokowi & Ibu Jokowi

Jokowi & Iriana

Seorang pemimpin sangat penting memiliki kemampuan untuk memengaruhi bawahan serta warganya guna mengarah ke arah yang lebih baik, ujar Jokowi.

“Pemimpin itu yang penting bisa memengaruhi lingkungan dan bawahan,” kata Jokowi di tengah-tengah diskusi.

Ia juga menyampaikan, saat ini zaman telah banyak berubah di mana masyarakat jenuh dengan sosok pemimpin yang serba eksklusif. Untuk itu, ia berpesan agar jajaran petinggi di kepolisian bisa bergaul secara horizontal, menyentuh rakyat dari akar rumput terbawah.

Jokowi juga mencoba membuka pikiran para peserta diskusi tentang pentingnya membentuk positioningdan brand image di tengah masyarakat. Kebijakan nasional tetap dijalankan, tetapi diwarnai juga dengan kebijakan lokal yang sifatnya memperkuat serta menjadi ciri khas tersendiri.

“Kepemimpinan adalah bagaimana kita melihat dan mendengar dengan sungguh-sungguh. Tentukanpositioning, apa beda kita dengan yang lain, sehingga tidak monoton, dan masyarakat tahu.

*mudah-mudahan calon pemimpin dan pemimpin yang saat ini sedang memimpin membaca artikel ini.

 sumber: http://megapolitan.kompas.com/read/2013/03/05/11544251/Kiat-kiat.Jadi.Pemimpin.ala.Jokowi

Mengapa Air Di Dalam Kendi Lebih dingin ?

Reblogged from Dongeng Geologi:

Click to visit the original post

Tahu kan, kendi, tempat air minum yang terbuat dari tanah liat ? Mestinya tahu donk.

Jaman dahulu sebelum ada lemari es atau kulkas, orang Jawa menggunakan air kendi sebagai pendingin. Ya sebagai pendingin. Bagaimana proses pendinginan ini terjadi ?

Kendi terbuat dari tanah yang akhirnya membuat kendi memiliki pori-pori di permukaanya. Air di dalam kendi akan merembes kemudian menguap melalui pori-pori ini.

Read more… 112 more words

Penginapan Murah di Jakarta (daerah Kebon Kacang)

Reblogged from A Paper and Keyboard:

Click to visit the original post
  • Click to visit the original post
  • Click to visit the original post

Hari ini aku menyusuri daerah kebon kacang di Jakarta Pusat. Daerah Kebon kacang terletak dibelakang Plaza Indonesia hingga ke pasar Tanah Abang, jadi letaknya di pusat kota, daerahnya luas (jadi capek jalan2nya). Sebenarnya tujuanku menyusuri Kebon Kacang adalah untuk cari kost harian / penginapan buat temenku yang mau ke sini. Dan aku dapet beberapa tempat yang lumayan buat nginep.

Ini daftar penginapannya:

Read more… 303 more words

Gusdur: Memilih Ahok Karena Cinta

Reblogged from PoliticaWave:

Click to visit the original post

Politicawave-Indonesia dikenal dengan masyarakat yang kaya suku dan bangsa, dan artinya setiap masyarakat harus menghargai perbedaan yang ada, serta harus saling mengenal baik, agar timbul cinta kasih didalamnya "Ungkap Almarhum Abdurrahman Wahid dalam video berdurasi 1 menit 52 detik yang diambil dari siaran Metro TV.

Video Streaming yang berisi dukungan kepada calon wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama atau yang biasa disapa Ahok ini diambil ketika pasangan calon Gubernur Dki jakarta Jokowi,

Read more… 122 more words

Membiasakan Diri Menabung

“Saya ingin sekali menabung, tetapi sepertinya uang saya habis terus. Selain itu, anak-anak juga minta dibelikan sepatu, dan saya kan juga perlu beli ini, itu……”

Kata-kata tersebut di atas mungkin akrab di telinga, atau mungkin Anda sendiri mengalaminya: Anda ingin sekali bisa menabung, tetapi dalam prakteknya, hal itu sulit dilakukan. Apakah Anda tergolong orang yang seperti itu? Anda selalu kehabisan uang di akhir bulan sehingga tidak bisa menabung?

Jangan kecil hati. Semua orang hampir pasti mengalaminya. Menabung, atau melakukan investasi secara rutin, seringkali dilakukan untuk berbagai macam tujuan. Dengan menyisihkan uang Anda secara rutin, maka uang yang terkumpul tersebut bisa sangat bermanfaat.

Seseorang yang memiliki penghasilan sebesar Rp 1 juta per bulan, misalnya, setelah setahun hanya memiliki saldo rekening Rp 200 ribu di rekeningnya. Setelah ditanya kenapa jumlah saldo rekeningnya cuma sebesar itu setelah bekerja setahun lamanya, ia mengatakan seringkali penghasilannya habis dipakai dalam sebulan sehingga ia tidak bisa menabung. Padahal, kalau ia mau menabung sebesar Rp 100 ribu saja setiap bulannya, maka pada akhir tahun ia sudah akan memiliki jumlah saldo rekening sebesar Rp 1,2 juta, plus bunganya!


Menabung Dulu, Baru Sisanya Dibelanjakan

Saya akan memberi satu cara buat Anda. Kalau selama ini Anda selalu berbelanja dulu dan tak sempat menabung, kenapa sekarang Anda tidak membalik proses itu? Ketika Anda mendapatkan gaji pada tanggal 25, misalnya, sisihkan dulu sebagian uangnya untuk menabung, baru kemudian sisanya dibelanjakan. Bila itu Anda lakukan secara rutin, maka setelah setahun, Anda sudah akan memiliki simpanan dalam jumlah besar.

Yah, mungkin saja uang yang bisa Anda belanjakan jadi berkurang. Continue reading